Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Minggu, 20 Januari 2013

Tiga Tempat terindah di kabupaten Jember


Kabupaten Jember merupakan suatu wilayah yang berada di ujung pulau jawa khususnya di Jawa Timur yang mempunyai keunikan alam yang tidak kalah dengan daerah-daerah yang lain. Keindahan alam yang ada di Jember sendiri sangat banyak dan merupakan suatu objek wisata bagi masyarakat. Beberapa contoh keindahan alam di kabupaten jember yaitu adalah pantai papuma, patai watu ulo dan daerah rembangan. Banyak sekali tempat-tempat yang di miliki daerah jember yang berpotensi dapat dijadikan pusat wisata  berskala nasional jika diolah lebih baik.
Tempat-tempat ini identik dengan keindahan alam yang sangat bagus dan menarik untuk dikunjungi. Biasanya untuk tempat ketiga lokasi tersebut relatif agak jauh dari kota Jember. Akan tetapi itu tidak sembanding dengan keindahan dan pemandangannya yang indah untuk dinikmati. Oleh sebab itu maka tempat-tempat pariwisata di Jember diharapkan dapat dikembangkan lebih skala besar agar lebih populer dan menjadi suatu tempat pariwisata yang menjadi tujuan para turis manca negara ke Indonesia. Untuk mengetahui apa saja dari salah satu tempat tersebut akan dijelaskan sebagai berikut......

1) Pantai Papuma
            Pantai papuma merupakan keindahan alam berupa pantai  yang memiliki ombak dan pasir yang putih dengan keindahan sangat menajubkan dan indah. Panta papuma berda di daerah desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Untuk mencapai daerah pantai papuma membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam setengah dengan jarak ± 45 km selatan kota Jember.

           Untuk menuju ke Pantai ini harus melewai jalan aspal dengan dikelilingi hutan lindung pohon jati yang dikelola Perhutani yang mana nanti akan menembus langsung ke pantai papuma. Di sepanjang pantai Papuma terdapat pasir putih yang bersih dan indah, dan memungkinkan para wisatawan asing yang datang untuk berjemur di pantai tersebut. Disamping keindahan alamnya, pantai ini juga kaya akan fauna seperti Biawak, Ayam Alas, burung-burung dengan ragam jenisnya, Babi Hutan, Rusa, Landak dan Trenggiling. Di pantai ini disediakan beberapa sarana pendukung bagi mereka yang ingin menikmati suasan Papuma lebih lama, seperti penginapan dan bumi perkemahan.


Nama “Papuma” singkatan dari Pasir Putih Malikan. Pantai papuma sendiri sangat cocok menggambarkan pasir pantainya yang putih dan adanya cekungan teluk sepanjang pantai ini menambah indahnya suasana dengan ombak kencang di tepi pantai. Pantai Papuma juga menjadi surga bagi orang yang suka memancing. Di pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan.




Keindahan dari pantai papuma ketika kita melihat matahari terbenam di pantai ini secara sempurna yang sangat menarik. Dan salah satu yang menarik di pantai papuma terdapat batu karang yang tinggi ±  50 m dpl untuk melihat pemandangan obyek wisata pantai Papuma dari atas yang mana batu karang ini sering disebut orang-orang sekitar dengan nama siti hinggil.Kemudian terdapat Gua Lawa, berkedalaman + 30 dapat dicapai pada saat air surut (menurut legenda tempat bersemayam putri penguasa laut selatan “Dewi Sri Wulan” dan tempat bertapa Kyai Mataram)

Untuk tiket masuk ke pantai papuma ini cukup membayar sebesar ± Rp 10.000 (tergantung waktu) saja per orang untuk masuk ke kawasan ini. Diharapkan masyarakat maupun turis mancanegara dapat menikmati keindahan yang ada di pantai papuma di kabupaten Jember.







2) Rembangan
            Rembangan suatu tempat yang ada di kabupaten Jember yang terletak di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, itu berada di ketinggian 650 mdpl dimana di sana terdapat pamandangan yang sangat indah karena daerah rembangan merupakan daerah yang termasuk dataran tinggi. Wisata Rembangan 12 km arah Utara Kota Jember merupakan obyek wisata pegunungan yang dilengkapi dengan kolam pemandian, hotel dan agro wisata Kopi Kebun Rayap. Obyek wisata Rembangan ini merupakan lokasi wisata yang sangat sesuai untuk beristirahat, apalagi ditunjang dengan udara pegunungan yang sejuk dan panorama alamnya yang indah. Kawasan puncak Rembangan memiliki luas lahan 13,45 hektar yang terdiri atas hotel, kolam renang, dan tempat bermain anak-anak. Wisata Rembangan merupakan peninggalan yang dibangun Belanda pada Tahun 1937 didirikan oleh Mr. Hofstide, bangunan asli dapat dilihat pada Restoran
Di rembangan sendiri kita dapat melihat kota dari atas ,apalagi ketika matahari terbenam pemandangan sangat indah dan menajubkan. Pemandangan di rembangan masih sangat alami karena di sana pemandangannya berupa hutan dan perumahan yang kita lihat dari atas. Dari Rembangan juga kita bisa melihat suasana kota Jember di waktu malam. Kelap-kelip lampu kota yang dilihat dari tempat tinggi terlihat begitu indah, ditambah lagi dengan suasana yang sejuk menambah suasana terasa romantis. Banyak warung-warung di sepanjang jalan yang berjualan kopi, roti bakar, jagung bakar dan panganan lainnya. Semakin ke atas, kita bisa menemukan tempat Agrowisata buah naga dan sebuah hotel yang cukup bagus dan nyaman untuk menginap.



            Daerah rembangan juga ada tempat pemandian umum, sehingga selain kita dapat melihat pemandangan dari atas pegunungan kita juga dapat menikmati pemandian di sana.Tempat pemandian pun menggunakan air pegunungan yang asli dimana juga udaranya sangat sejuk karena jauh dari asap kendaraan dan industri-industri. Di daerah rembangan juga dapat dikembangkan budiadaya buah naga dimana buah naga dapat tumbuh dan berkembang di daerah rembangan karena iklim yang sesuai.Sehingga diharapkan masyarakat bahkan turis dapat berkunjung ke kawasan rembangan ini




3. Pantai Watu ulo
Pantai ini terletak 40 km di sebelah selatan kota Jember. Tepatnya di daerah Kecamatan Ambulu Jember. Untuk menikmati deburan ombak di pantai ini, kita tidak dipungut biaya. Di pantai ini sering diadakan berbagai acara seperti Pekan Raya yang biasanya diadakan tiap tanggal 1 - 10 Syawal (setelah Lebaran). Untuk dapat sampai ke lokasi, kita bisa menggunakan kendaraan bermotor, kendaraan pribadi maupun kendaran umum (dilanjutkan dengan berjalan kaki). Jika Anda dari arah Surabaya, bisa menggunakan jalur Surabaya - Pasuruan - Probolinggo - Lumajang - Tanggul - Jember - Ambulu - Pantai Watu Ulo. Atau jika dari arah Denpasar bisa menggunakan jalur Denpasar - Banyuwangi - Jember - Ambulu - Pantai Watu Ulo.

Dinamakan “Watu ulo” karena ada sekelompok batu yang berderet memanjang yang membentuk seperti ular. Menurut cerita rakyat, dikatakan bahwa pada zaman dulu kala ada sebuah ular yang sedang bertapa di pantai itu. Setelah terkabul permohonannya kepada Yang Maha Kuasa maka berwujudlah ia menjadi sebuah batu yang persis seekor ular dengan kepalanya menjulur ke laut, sedang badannya berada di daratan. Yang menjadi daya tarik utama pantai ini adalah deretan batu-batuan karang yang menyerupai seekor ular. Selain itu, ombak serta keindahan alam sekitarnya yang sangat mempesona. Apalagi jika cuaca sedang cerah, hamparan laut biru yang berpadu dengan gumpalan-gumpalan awan putih yang melayang-layang di laingit biru semakin menambah pesonanya. Hasil jepretan para penggila dunia fotografi juga semakin indah, bahkan mereka tidak menghiraukan teriknya cahaya matahari yang bisa membakar kulit.

Di sekitar pantai, pengunjung yang datang juga bisa melihat beberapa spot wisata yang lain, seperti, goa Jepang, Goa Kelelawar dan beberapa fasilitas pendukung seperti taman bermain dan area berkemah.Di kawasan pantai Watu Ulo ini masih banyak obyek wisata lain yang patut dikunjungi, seperti Pantai Payangan, Gua Jepang dan Gua Lawa yang merupakan tempat bersejarah peninggalan Perang Dunia II. Uniknya untuk mencapai gua ini para wisatawan harus menuruni "Turunan Senggol" sebanyak 66 tangga yang sangat mengasyikan. Dari kawasan pantai Watu Ulo kearah barat terdapat obyek wisata yang tidak kalah menariknya, yaitu : Tanjung Papuma yang terdiri dari Pantai Pasir Putih dan Malikan. Obyek wisata ini mempunyai kawasan pasir putih yang mempesona dengan panorama yang asri. Dikawasan ini para wisatawan juga dapat menyaksikan kemegahan gugusan Pulau Dewa (Kresnha, Narada dan Batara Guru). Untuk mencapai kawasan wisata ini, dari pantai Watu Ulo para wisatawan dapat berjalan kaki atau mengendarai kendaraan bermotor. Selain menikmati pemandangan pantai, pada saat cuaca baik, para wisatawan juga dapat bersampan sambil memancing ikan di laut. Di kawasan Papuma ini masih terdapat kawasan Wana Wisata yang terletak di komplek hutan Londo lampesan yang memiliki fasilitas jalan lintas panorama dan pendakian sepanjang 500 meter, bumi perkemahan, Balairung Tanjung Papuma dan kios-kios cinderamata.








1 komentar:

erfan sujatmiko mengatakan...

ijin share ya kang..

Posting Komentar