Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Selasa, 18 Juni 2013

PKM Kewirausahaan "Cihuy Gaplok"

A.  JUDUL PROGRAM
“Pemanfaatan Ampas Tahu sebagai Bahan Baku CIHUY GAPLOK     (Cilok Ampas Tahu Yummy)”

B. LATAR BELAKANG MASALAH
            Produksi tahu sering kali menghasilkan limbah yang cukup banyak, diantaranya yaitu ampas tahu, air cucian tahu dan kulit kedelai. Semua limbah tersebut sering kali belum dimanfaatkan lebih baik lagi atau belum dilakukan pengolahan yag lebih lanjut. Pemanfaatan limbah ampas tahu sendiri kebanyakan hanya digunakan sebagai pakan binatang, misalnya untuk tambahan pakan sapi, kambing, ayam dan lain sebagainya. Ampas tahu khususnya di daerah Jember masih banyak yang belum termanfaatkan dengan baik. Ampas tahu di daerah Jember cukup banyak dan melimpah, hal ini dikarenakan banyak yang memproduksi tahu.
            Ampas tahu walaupun memang termasuk limbah namun masih memiliki cukup banyak kandungan gizi. Ampas tahu mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi dan vitamin. Kandungan gizi yang tersimpan di dalamnya tersebut, ampas tahu memiliki potensi sebagai bahan makanan yang cukup sehat. Kandungan gizi yang terdapat dalam ampas tahu menjadikannya sebagai sumber pangan yang cukup potensial untuk dikembangkan dan diandalkan. Salah satu pemanfaatannya yaitu dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuatan cilok.
            Cilok yang bahannya berasal dari ampas tahu di daerah Jember masih belum ditemukan. Cilok merupakan camilan yang banyak disukai oleh kalangan anak-anak maupun remaja kebanyakan. Kebanyakan cilok bahannya hanya berasal dari tepung kanji dan tepung terigu. Oleh sebab itu, cilok yang akan dibuat ini bahannya akan ditambahkan dari ampas tahu. Ampas tahu memiliki rasa yang kenyal-kenyal dilidah membuat kebanyakan anak dan remaja menyukai jajanan ini. Jajanan ini banyak dijual belikan di areal pendidikan seperti sekolah-sekolah maupun di areal hiburan.
            Peluang usaha cilok dari bahan ampas tahu ini memiliki peluang yang cukup baik ke depannya. Usaha cilok yang di lakukan, memanfaat dari limbah ampas tahu ini menjadi lebih bernilai tinggi. Selain itu, nilai jual ampas tahu menjadi lebih tinggi lagi daripada yang sebelumnya. Prospek  usaha cilok yang bahannya berasal dari ampas tahu ini, akan membuka peluang besar mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi, hal ini dikarenakan ampas tahu nilai jualnya juga tidak terlalu mahal. Selain itu, karena cilok banyak diminati oleh banyak konsumen dari mulai anak-anak hingga remaja, menjadikan olahan cilok ini memiliki prospek yang menjanjikan untuk usaha.

C. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan di atas, maka dapat diajukan beberapa rumusan masalah yaitu :
1.    Bagaimana memanfaatkan limbah industri pertanian yang melimpah agar menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis tinggi?
2.    Bagaimana memajemen produksi cilok  dengan bahan baku ampas tahu?
3.    Bagaimana strategi dalam pengembangan usaha cilok ampas tahu (Cihuy)?

D. TUJUAN PROGRAM
            Tujuan program yang hendak dicapai dalam pembuatan produk ini yaitu sebagai berikut :
1.    Untuk mengetahui pemanfaatan bahan baku ampas tahu agar meningkatkan nilai ekonomis.
2.    Untuk mengetahui memajemen produksi cilok dengan bahan baku ampas tahu.
3.    Untuk mengetahui strategi pengembangan produk cilok ampas tahu (CIHUY).

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
            Luaran yang diharapkan adalah terciptanya produk olahan dari bahan baku yaitu ampas tahu untuk menciptakan menjadi produk cilok. Produk yang kami hasilkan diharapkan menjadi produk yang digemari oleh masyarakat sehingga dapat meningkatkan nilai jual ampas tahu dan dapat menciptakan produk-produk baru dengan bahan baku ampas tahu. Produk cilok ampas tahu (CIHUY) yang kami buat mempunyai kelebihan bukan hanya dari bahan baku ampas tahu tetapi juga bentuk yang disajikan untuk masyarakat dan proses pembeliannya. Bentuk cilok ampas tahu (CIHUY) yang diproduksi bervariasi dan berbeda dengan cilok yang lainnya. Sehingga diharapkan bukan hanya dapat bersaing dengan yang lain tetapi juga memberikan pendapatan yang lebih kepada pengusaha tahu yang memproduksi ampas tahu.

F.  KEGUNAAN PROGRAM
Adapun kegunaan program yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1.    Memberikan pengetahuan dan pengenalan kepada masyarakat bahwa ampas tahu dapat diolah menjadi jajanan yang cukup bernilai ekonomis, salah satunya yaitu dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan cillok.
2.    Menumbuhka jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa untuk mendorong terciptanya wirausaha baru  dengan memanfaatkan hasil limbah ampas tahu sebagai produk cilok.
3.    Berorientasi pada profit, sebagai layaknya wirausahawan.

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA 
1.  Prospek Pengembangan Ampas Tahu sebagai Cilok
Cilok ampas tahu merupakan cilok yang bahan dasarnya berasal dari limbah ampas tahu yang berupa ampas tahunya. Cilok yang bahan dasarnya dari ampas tahu ini masih terdapat kandungan gizinya walaupun bahannya hanya berupa limbah sisa pembuatan tahu. Di daerah Jember khususnya desa Gebang  banyak terdapat pabrik tahu skala kecil maupun skala besar yang membuat mempermudah dalam pencarian bahan baku pembuatan cilok. Gagasan memproduksi cilok ampas tahu ini, diharapkan dapat menambah jenis keanekaragaman hasil olahan ampas tahu dan dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang baru khususnya bagi mahasiswa.

a. Product ( Produk )
Produk yang ditawarkan dalam program kreatifitas ini adalah produk olahan dari bahan baku ampas tahu yang dibuat dan diolah menjadi produk cilok dan dibentuk dengan bentuk-bentuk yang berbeda,baik dalam bentuk bulat , hati maupun kotak. Piring kecil maupun piring plastik digunakan sebagai wadah untuk menikmati cilok ampas tahu (CIHUY). Pemberian bumbu dan saos untuk cilok ampas tahu (CIHUY) bagi konsumen menggunakan proses yang beda dengan yang lain, yaitu dengan adanya level tingkat kepedasan sesuai dengan keinginan dari konsumen. Semakin tinggi level maka semakin pedas dari saos yang diinginkan bagi konsumen. Sehingga dengan adanya keunggulan-keunggulan dari produk ini diharapkan produk ini dapat bersaing dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan rasa yang lezat.
b. Price ( Harga )
            Konsep perpaduan dengan bahan baku ampas tahu membuat produk ini bukan hanya memanfaatkan bahan baku limbah tetapi juga sebagai produk jajanan murah bagi masyarakat. Produk cilok ampas tahu (CIHUY) ini juga meggunakan bumbu dan saos yang menambah cita rasa yang lezat dengan bentuk cilok yang kreatif. Harga dari cilok ampas tahu (CIHUY) yang kami patok yaitu Rp 2.000,00 per bungkus dengan isi 30 buah cilok. Harga ini sudah dinilai cukup terjangkau dengan kondisi perekonomian yang ada di wilayah Kabupaten Jember. Khususnya bagi anak-anak, kalangan remaja, orang tua, bahkan masyarakat di lingkungan kampus.
c. Place ( Tempat )
Tempat produksi dan pemasaran produk cilok ampas tahu (CIHUY) yang menjadi sasaran kami, yaitu di sekitar lingkungan kampus, di jalan Karimata. Pemilihan tempat tersebut karena di kalangan mahasiswa banyak yang menyukai jajanan cilok ini, selain itu kalangan anak-anak pun juga banyak yang menyukai jajanan ini. Daerah kampus juga tempat yang sangat strategis selain tempat rekreasi dan hiburan, karena di kampus terjadi banyak kegiatan selain proses pembelajaran, misalnya nongkrong untuk menghabiskan waktu luang. Selain kampus, tempat sasaran kami yaitu di sekitar lingkungan sekolah-sekolah, karena merupakan tempat aktivitas banyak anak-anak.
d.   Promotion ( Promosi )
Beberapa alternatif yang bisa digunakan untuk menunjang proses pemasaran sekaligus mempromosikan produk cilok ampas tahu (CIHUY)  ini, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat dan menjadi pilihan masyarakat. Media yang digunakan berupa : pamflet, spanduk, leaflet. Media tersebut berisi informasi keunikan dari produk dan inovasi dari pengolahan cilok yang dibuat. Kemudian untuk pemasaran juga dapat dilakukan dengan menggunakan jejaring dunia maya di internet seperti Facebook, Twitter, LINE, Whatsapp, Instagram serta bisa juga melalui BBM.
e. People ( Orang )
Suatu usaha dikatakan aktif jika di dalam struktur organisasi perusahaan tersebut terdapat karyawan di dalamnya. Usaha akan berjalan ketika terdapat karyawan sebagai pekerja atau melayani konsumen dan ketua pelaksana yang bertugas sebagai pengambil keputusan yang terbaik untuk usaha yang dilakukan. Saat memulai usaha, karyawan diambil dari anggota kelompok sendiri dan jika ada perkembangan yang memungkinkan perusahaan untuk merekrut karyawan. Usaha cilok ampas tahu (CIHUY) menggunakan tenaga kerja dari semua anggota kelompok dan salah satunya juga merangkap sebagai ketua yang berperan dalam pengambilan keputusan, sehingga produksi dari usaha ini tetap berjalan sesuai tahapan.

 











Gambar Bagan Struktur Organisasi Usaha

f. Process ( Proses )
Proses awal dilakukan adalah mensurvei bahan baku ampas tahu dalam pembuatan CIHUY disekitar kabupaten Jember. Setelah melakukan survei bahan baku dilakukan proses produksi yaitu bertempat di jalan Karimata sebagai lokasi produksi CIHUY yang sudah diepakati oelh semua anggota. Proses pembuatan CIHUY diharapakan steril dan bersih untuk memikat dari konsumen yaitu dengan cara ketika dalam proses pembuatan digunakan sarung tangan plastik agar produk terjamin kebersihannya.
g. Physical Evidence ( Penampilan)
            Penampilan dalam produk sanga penting dan berperan dalam memikat hati dari konsumen untuk datang dan mencoba. Penampilan produk CIHUY menggunakan perlengkapan logo yang lucu, warna yang cerah  dan barang-barang yang lainnya untuk memikat konsumen dengan membeli produk. Logo CIHUY bergambar animasi yang lucu dan dipadukan dengan produk cilok. Kemudian warna yang kami berika yaitu warna yang cerah dan full colour sehingga meningkatkan nilai tamabah tempat untuk konsumen. Penampilan yang diutamakan yaitu pelayan menggunakan pakaian yang unik dan lucu sehingga membuat berbeda dengan tempat-tempat usaha cilok yang lainnya.

H.  METODE PELAKSANAAN
Pelaksanaan program ini bermula dari banyaknya limbah ampas tahu yang belum termanfaatkan dengan maksimal yang ada di areal industri tahu berskala rumah tangga di sekitar kecamatan Sumbersari dan sekitarnya. Hal tersebut menjadi peluang dan ide dalam memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan baku pembuatan cilok. Adapun beberapa metode yang akan kami laksanakan yaitu sebagai berikut:
1.    Riset pasar
                        Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan usaha dimulai dengan melakukan riset pasar yaitu dengan tujuan untuk mengetahui potensi pasar sasaran serta ketersediaan bahan baku untuk produksi yang berkelanjutan. Riset pasar yang kami lakukan selain riset untuk mengetahui harga bahan baku yang akan diproduksi serta harga untuk produk yang akan dihasilkan.
2.    Survei Peralatan dan Perlengkapan
            Survei peralatan dan perlengkapan dilaksanakan guna mendukung pelaksanaan proses produksi. Kegiatan survei ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pemilihan peralatan yang diperlukan. Survei ini juga dapat dilakukan untuk mencari tempat penyewaan peralatan yang dibutuhkan.
3.    Survei Bahan Produk
            Bahan produk sangat menentukan kualitas produk yang akan dipasarkan. Cara mendapatkan bahan produk yang berkualitas dengan melakukan survei tempat untuk mencari harga saing. Selain survei tempat, survei bahan juga perlu dilakukan untuk membandingkan harga maupun kualitas bahan produk.
4.    Desain produk
Setelah melakukan riset pasar, dibuat desain untuk produk hasil olahan yang diproduksi. Harapan yang ingin dicapai setelah melalui riset tersebut yaitu dapat mengetahui dan menyesuaikan kemasan produk yang dihasilkan dengan permintaan pasar dan juga keinginan para konsumen. Kemasan yang didisain ini dibuat sedemikian menarik untuk para konsumen agar laku di pasaran.
5.    Pembuatan Tester
Kegiatan produksi yang dilakukan tentunya akan menghasilkan produk dan dipasarkan. Sebelum dipasarkan pembuatan tester dan logo memiliki peran penting. Pembuatan tester dilaksanakan untuk menguji dan mengevaluasi produk.
6.    Pelaksanaan
a.    Proses
            Proses pembuatan produk diawali dengan kegiatan persiapan alat bahan. Setelah pembuatan produk selesai maka tahap selanjutnya yaitu ditempatkan di steamer. Produk ditempatkan pada alat ini dimaksudkan agar kualitas produk dapat terjaga dengan baik sebelum di komsumsi oleh konsumen. Proses pembuatan cilok ini tidaklah rumit, karena tidak memerlukan keahlian yang sangat serius dalam pembuatannya.
b.   Pemasaran
            Produk dipasarkan dalam dua bentuk, yakni yang belum digoreng dan produk yang telah digoreng. Pemasaran kedua produk tersebut pertama kali dilakukan di lingkungan sekitar kampus dari segala kalangan. Dilanjutkan dengan memasarkan di daerah luar kampus atau masyarakat kecamatan Sumbersari dan sekitarnya, pemilihan tempat ini juga dimaksudkan agar menghemat biaya tranportasi. Setelah pemasaran pertama tersebut dirasa cukup berhasil, kemudian dapat dilanjudkan ke daerah yang lebih luas lagi dengan membuka cabang-cabang stand penjualan.
7.    Evaluasi dan Pelaporan Keuangan
Evaluasi ini diperlukan untuk memudahkan administrasi keuangan, evaluasi sebaiknya dilakukan secara terjadwal. Evaluasi dalam kegiatan usaha ini dilaksanakan dengan metode evaluasi setelah kegiatan produksi. Pelaksanaanya dilakukan setiap seminggu sekali tiap bulannya dan rekapitulasi hasil evaluasi  (bulanan) maupun keseluruhan program (setelah semua kegiatan selesai) akan dijadikan sebagai pelaporan keuangan.

I.     JADWAL KEGIATAN
No.
Jenis Kegiatan
Bulan 1
Bulan 2
Bulan 3
Bulan 4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Persiapan
a. Survei pasar

b. Survei kelayakan dan kondisi konsumen

c. Survei bahan baku

d. Pengadaan peralatan dan bahan baku

e. Penataan lokasi usaha

f. Pengajuan ijin usaha dagang dan merk dagang

2
Pelaksanaan
Produksi














3
Pemasaran
Promosi produk


Pemasaran produk












4
Pelaporan
Pembuatan laporan akhir

J.    NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA  ANGGOTA  KELOMPOK
Ketua Pelaksana
Nama                                       : Agus Setiawan
NIM                                        : 111510501071
Tempat,Tanggal Lahir             : Banyuwangi, 8 September 1992
Program Studi                         : Agroteknologi
Perguruan Tinggi                     : Universitas Jember
Jenis Kelamin                          : Laki-laki
Alamat asal                             : Jl. KH. Agus Salim no. 07, Banyuwangi
Agama                                     : Islam
Status                                      : Mahasiswa
No. Telp/ Hp                           : 085745066782

Anggota 1
Nama                                       : Gilang S. Govally
NIM                                        : 111510501032
Tempat,TanggalLahir              : Denpasar, 27 Agustus 1993
Program Studi                         : Agroteknologi
Perguruan Tinggi                     : Universitas Jember
Jenis Kelamin                          : Laki-laki
Alamat asal                             : Jl. Merapi No. 8 RT 2/III, Banyuwangi
Agama                                     : Islam
Status                                      : Mahasiswa
No. Telp/ Hp                           : 085236173959
           
Anggota 2
Nama                                       : Kennardy Dewanto
NIM                                        : 111510501011
Tempat,TanggalLahir              : Banjarmasin, 19 September 1993
Program Studi                         : Agroteknologi
Perguruan Tinggi                     : Universitas Jember
Jenis Kelamin                          : Laki-laki
Alamat asal                             : Perumahan Pesona Regency Blok AD 26, Jember
Agama                                     : Islam
Status                                      : Mahasiswa
No. Telp/ Hp                           : 08970569058

K. NAMA DAN BIODATA ASISTEN PEMBIMBING

Nama Lengkap                                          : Wulan Ayu Andarweni
NIM                                                          :
Tempat dan Tanggal Lahir                        :
Alamat Rumah                                          :
No. HP                                                      : 085749306558
Jabatan Fungsional                                    :
Jabatan Struktural                                     :
Fakultas / Program Studi                           : Pertanian / Agribisnis
Perguruan Tinggi                                       : Universitas Jember
Pendidikan                                                : S1
Pengalaman di Bidang Kewirausahaan     :


L.  RANCANGAN BIAYA
Berikut ini adalah rancangan biaya produksi Pemanfaatan Ampas Tahu sebagai CIHUY GAPLOK (Cilok Ampas Tahu Yummy).

a.      Biaya Tetap (TFC)
No
Komponen
Unit
Umur Ekonomis
Harga Satuan
Harga Total
Penyusutan
1
Membeli Gerobak
1
12 bulan
500.000
500.000
42.000
2
Kompor
1
12 bulan
300.000
300.000
25.000
3
Tabung gas
12
12 bulan
15.000
180.000
15.000
4
Wajan
2
12 bulan
50.000
100.000
8.300
5
X Banner
1
12 bulan
50.000
50.000
4.200
6
Mangkok sambal
4
12 bulan
5.000
20.000
1.700
7
Sendok makan
5
6 bulan
3.000
15.000
2.500
8
Baskom
1
12 bulan
50.000
50.000
4.200
9
Telenan
1
12 bulan
20.000
20.000
1.700
10
Mangkok Plastik besar
2
12 bulan
25.000
50.000
4.200
11
Cowek + Ulekan
1
12 bulan
20.000
20.000
1.700
12
Pisau
2
6 bulan
10.000
20.000
3.300
JUMLAH
1.325.000
113.800

b.      Biaya Variabel (TVC)
No.
Komponen
Jumlah Selama 90 X Produksi
Harga Satuan
Harga Total
1
Merica
2 kg
85.000
190.000
2
Tepung terigu
90 kg
10.000
900.000
3
Tepung kanji
45 kg
6.000
270.000
4
Bawang putih
9 kg
45.000
405.000
5
Ampas tahu
180 kg
2.000
360.000
6
Telur
22 kg
15.000
330.000
7
Garam
1 kg
5.000
5.000
8
Kaldu
1 kg
15.000
15.000
9
Cabai merah
45 kg
12.000
540.000
10
Gula pasir
1 kg
9.000
9.000
11
Gula merah
1 kg
15.000
15.000
12
Daun bawang
1 kg
4.500
4.500
13
Penyedap rasa
1 kg
25.000
25.000
14
Plastik
5000 lembar
5000/100 lembar
250.000
15
Lidi
4000 tusuk
50
200.000
16
Saos
20 bungkus
25.000
500.000
17
Bensin promosi
20
4.500
90.000
18
Dokumentasi kegiatan
30.000
19
Laporan akhir kegiatan
30.000
JUMLAH
4.168.500

Produksi cilok per hari = 2000 butir
Produksi selama 3 Bulan = 2000 x 90 hari = 180.000 butir
Harga per butir cilok = Rp70,-

Analisis Biaya
Penerimaan                  = Harga x total produksi
  = Rp 70  x  180.000 butir cilok
  = Rp 12.600.000,-
Total biaya (TC)          = Total biaya tetap + Total biaya variabel
                          = Rp 1.438.800,- + Rp 4.168.500,-
                          = Rp 5.507.300,-                       
Keuntungan                 = Total pendapatan - Total biaya
                                      = Rp 12.600.000 - Rp 5.507.300
                                      = Rp 7.092.700,-         
Harga Pokok Penjualan = Total Cost / Total Produksi
                                          = Rp 5.507.300/180.000 butir
                                          = Rp  30.59,- / butir

                                = Rp 1.438.800 / ( 1 – (Rp 4.168.500/Rp 12.600.000)
                                = Rp 1.438.800 / ( 1 – 0,33 )
                                = Rp 2.147.462,69

                                 = 1.438.800 / (12.600.000 – 4.168.500) x 100%
                                 = 1.438.800 / 8.431.500 x 100%
                                 = 17,06  %

                                    = 17,06 % x 180.000
                                    = 30.708


Perhitungan waktu balik modal
a.       Tingkat pengembalian modal
= (7.092.700 + 113.800) / 1.438.800 x 100%
= 7.206.500 / 1.438.800 x 100%
= 500,87 %
b.      Waktu balik modal
=      1
   500,87 %
= 0,19 tahun = 0,2 tahun
     Jadi waktu kembali modal adalah  0,2 tahun x 365 hari = 73 hari = 2,4 bulan

M.     LAMPIRAN
1.    Alat dan Bahan


a.    Alat
1)   Kompor
2)   Wajan
3)   Mangkok sambal
4)   Sendok makan
5)   Sendok teh
6)   Baskom
7)   Telenan
8)   Piring
9)   Cowek + ulekan
10)    Pisau







b.        Bahan
1)        Tepung kanji        : 500 gram
2)        Tepung terigu       : 800 gram
3)        Merica                  : 0,01 gram
4)        Air panas              : 250 ml
5)        Telur                     : 250 gram
6)        Garam                  : 1 sdm
7)        Bawang putih       : 100 gram
8)        Kaldu                   : 100 gram
9)        Cabai merah         : 500 gram
10)    Gula pasir             : 100 gram
11)    Gula merah           : 100 gram
12)    Daun bawang       : 100 gram
13)    Penyedap rasa      : 100 gram
14)    Ampas tahu          : 2000 grm
15)    Lidi                      : 100 tusuk
16)    Plastik                  : 100 lembar
17)    Saos                      : 1 bungkus


                  

2.   
Cilok siap dihidangkan
 
Membuat sambal yaitu dengan mencampur cabai merah, garam, bawang putih pada cowek kemudian menghaluskannya
 
Memasukan adonan kedalam air mendidih sampai terapung kemudian mengangkat adonan tersebut

 
Mendidihkan air lalu membentuk adonan sebesar kelereng
 
Mencampur antara bahan campuran ampas tahu dan tepung dengan campuran bahan sampai bisa dibentuk bulatan-bulatan

 
Mencampur merica bulat, larutan garam, penyedap rasa, kaldu, daun bawang dan bawang putih dengan air panas

 
Mencampur ampas tahu, tepung kanji, tepung terigu, dan irisan seledri

 
Cara Pembuatan

0 komentar:

Posting Komentar